Sistem Kontrol Suhu Ruangan dan Penyiraman Tanaman Bawang Merah pada Greenhouse dengan Smartphone

Harmini, Triana (2018) Sistem Kontrol Suhu Ruangan dan Penyiraman Tanaman Bawang Merah pada Greenhouse dengan Smartphone. Sistem Kontrol Suhu Ruangan dan Penyiraman Tanaman Bawang Merah pada Greenhouse dengan Smartphone, 12 (2). pp. 95-103. ISSN ISSN: 1907-6223 (print) ISSN: 2579-3497 (Online)

[img] Text (Jurnal)
13. Sistem Kontrol Suhu Ruangan.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text (reviewer)
13. sistem kontrol suhu ruangan.pdf

Download (1MB)
[img] Text (plagiarism)
13. Sistem Kontrol Suhu Ruangan.pdf

Download (2MB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi pada bidang pertanian memang sangat banyak, mulai dari ketersediaan lahan, tenaga, perubahan musim, hama penyakit, hingga gagal panen. Adanya perkembangan teknologi modern diharapkan bisa membantu mengatasi beberapa masalah yang terjadi. Pada penelitian ini akan memadukan teknologi mikrokontroler dalam bidang pertanian. Metode penelitian dimulai dari tahapan pembuatan greenhouse dimulai dengan mendesain gambar model smartgreenhouse. Kemudian tahap pembuatan rangka greenhouse dari kayu, untuk pembuatan rangka rak tanaman menggunakan besi, merakit komponen pembangkit tenaga listrik, membuat sistem kontrol otomatis pada greenhouse, membuat formula pada arduino uno, pengujian suhu dan kelembaban pada greenhouse, membuat kinematika manipulator rak tanaman pada smart greenhouse. Tujuan jangka pendek sistem kontrol ini diharapkan dapat membantu kinerja petani atau petugas pengelola greenhouse dalam mengontrol penyiraman tanaman pada greenhouse, sehingga suatu saat pengelola tidak harus selalu ke greenhouse ketika hendak melakukan penyiraman tanaman atau mengecek kelembapan tanah. Uji coba sistem dilakukan selama 30 hari dengan parameter suhu dan kelembapan tanah. Hasilnya, ketika suhu udara didalam greenhouse lebih dari 32 C maka kipas akan menyala. Kipas menyebabkan udara panas keluar. saat suhu mencapai 25 C kipas akan mati.Kemudian ketika nilai kelembapan tanah pada LCD menunjukkan 17.11 % maka pompa air akan menyala. Air dari pompa dialirkan pada media tanaman untuk menjaga kelembapan tanah. ketika nilai kelembapan tanah melebihi 70.31% maka pompa air akan otomatis mati. Dari hasil ini maka sistem bisa diterapkan dalam membangun sistem pertanian terpadu dan smart greenhouse.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Gontor > Teknik Informatika
Depositing User: Tryan Arza SAINTEKK3
Date Deposited: 11 Sep 2021 06:18
Last Modified: 11 Sep 2021 06:18
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/1210

Actions (login required)

View Item View Item