TINJAUAN SADD DZARI’AH TERHADAP PENGHAPUSAN TUJUH KALIMAT DALAM PIAGAM JAKARTA

Kamaluddin, Imam (2021) TINJAUAN SADD DZARI’AH TERHADAP PENGHAPUSAN TUJUH KALIMAT DALAM PIAGAM JAKARTA. Journal of Indonesian Comperative of Syari'ah Law, 4 (1). pp. 15-38. ISSN 2621-329X

[img] Text (TINJAUAN SADD DZARI’AH TERHADAP PENGHAPUSAN TUJUH KALIMAT DALAM PIAGAM JAKARTA)
Jurnal.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (431kB)
[img] Text (Plagiarism)
Cek Plagiasi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)
[img] Text (Reviewer)
Reviewer.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)

Abstract

Stigma negatif yang menyatakan bahwa orang Islam itu anti Pancasila, radikal dan intoleran merupakan sebuah masalah yang kini dihadapi oleh kaum muslim di Indonesia. Pengorbanan kelompok Islam saat perumusan Pancasila seakan dilupakan oleh sebagian masyarakat Indonesia sekarang. Toleransi mereka untuk menerima penghapusan tujuh kata di dalam Piagam Jakarta dengan tujuan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seakan tidak bernilai. Dalam penelitian ini penulis ingin menjelaskan peran kelompok Islam (ulama) dalam perumusan Pancasila dan metode Sadd Dzariah sebagai acuan penerimaan kelompok Islam (Ulama) dalam penghapusan tujuh kata di dalam Piagam Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian historis dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menyederhanakan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca sebagai bentuk teknik dari analisis data. Sehingga sejumlah hasil dapat ditemukan. Pertama, bahwa peran kelompok Islam dalam perumusan Piagam Jakarta sangatlah besar, hal ini tercermin dari linea usulan-usulan mereka selama sidang perumusan berlangsung. Kedua, Metode Sadd Dzari’ah dalam kaidah ushul fiqh ini merupakan metode yang digunakan kelompok Islam (Ulama) untuk menerima penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta, dan Sadd Dzariah itu sendiri ialah usaha untuk menutup sarana/ jalan menuju suatu mafsadah kerusakan dalam konteks ini yang dimaksud adalah keutuhan NKRI dalam berbangsa dan bernegara. Ketiga, akibat dari penghapusan itu, umat Islam harus lapang dada dan rela kehilangan hak konstitusonal untuk penerapan hukum syari’at Islam di Indonesia dan hal ini disebabkan karena Indonesia bagian Timur yang mayoritas non-muslim yang cukup vocal untuk berpisah jika tidak ada perubahan dalam piagam Jakarta tersebut. Kata Kunci: Piagam Jakarta, Toleransi dan Sadd Dzari’ah

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Piagam Jakarta, Toleransi dan Sadd Dzari’ah
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana Magister UNIDA Gontor > Magister Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: PAK Pasca Sarjana HES S2
Date Deposited: 10 Mar 2022 03:32
Last Modified: 10 Mar 2022 03:32
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/1409

Actions (login required)

View Item View Item