‫الطربي‬ ‫التفسري‬ ‫عند‬ ‫اإلمامة‬ ‫مفهوم‬ ‫الطربي)‬ ‫تفسري‬ ‫يف‬ ‫حتليلية‬ ‫(دراسة‬ ‫العلمي‬ ‫البحث‬ ‫رسالة‬ ‫كتابة‬ ‫إلستفاء‬

Abia Latinsani, Arika (2017) ‫الطربي‬ ‫التفسري‬ ‫عند‬ ‫اإلمامة‬ ‫مفهوم‬ ‫الطربي)‬ ‫تفسري‬ ‫يف‬ ‫حتليلية‬ ‫(دراسة‬ ‫العلمي‬ ‫البحث‬ ‫رسالة‬ ‫كتابة‬ ‫إلستفاء‬. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
342311503-arika fix.pdf

Download (2MB)

Abstract

Dalam tradisi intelektual Islam terdapat istilah-istilah seperti imamah, khalifah, auliya’dan ulul amri yang secara etimologis berbeda antara satu denagn lainya. dalam konsep kepemimpinan menurut Tafsir Thabari, kata yang tepat untuk memaknai kepemimpinan dalam al-Qur’an yaitu Ulul Amri, sebab secara mutlak sebenarnya kata amir telah di gunakan semenjak zaman nabi tetapi spesifikasi penggunaanya tidak terbatas pada khalifah, melainkan bisa di sandang oleh komandan pasukan, kepala daerah, dan pejabat kota atau yang lain. Maka sebuah kepemimpinan bukanlah suatu hal yang lepas kontrol baik dari manusia yang memberikan kepercayaan kepada individu untuk mengemban kekuasaan itu apalagi dari Tuhan sebagai zat yang menganugerahkan kekuasaan tersebut kepada siapa saja yang dikehendaki. Berdasarkan hal tersebut penulis dalam pembahasanya akan menunjukkan dan mengungkapkan bahwa tafsir at-Thabari merupakan referensi tafsir yang sangat penting bagi siapapun yang mendalami ilmu tafsir, dan tafsir Thabari ini adalah tafsir terbesar yang pernah ada dalam kelompok tafsir bil ma’tsur. Untuk metode yang digunakan oleh penulis dalam pembahasanya yaitu metode analisis atau yang sering disebut dengan metode tahlily. Yaitu menyebutkan salah satu ayat yang berkaitan dengan pemimpin kemudian meneliti dan menganalisa berdasarkan penafsiran yang disebutkan dalam tafsir jaamiul bayan oleh Tafsir at-Thabari. Dalam pembahasanya, pembahas memaparkan tentang kepemimpinan seorang muslim Karena pada dasarnya seseorang yang telah meneliti tentang sosok seorang pemimpin ia akan menemukan betapa hebatnya pemimpin yang adil, tegas, dan menjalankan perintahnya sesuai dengan syariat islam. Dalam Al-Qur’an sosok pemimpin ditampilkan dengan beberapa ungkapan kata antara lain malik (raja) atau dengan ungkapan kata ulil amr (yang memegang kekuasaan). Perkataan ulul amr ini bermakna seorang pemimpin yang bertugas atau ditugaskan mengurus satu urusan yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak misalnya dalam bidang pemerintahan, ketentaraan, pembangunan, pengelolaan harta dan keuangan yang umumnya mencakup kepentingan umum dan masyarakat banyak. Jadi, dalam pembahasan ini bahwa kata yang tepat untuk seorang pemimpin menurut imam Thabari yaitu ulil amr. Ringkasan ulul amri dibebankan kepadanya. Dengan adanya seorang pemimpin yang mengurus kepentingan masyarakat banyak diwajibkan kepada setiap individu untuk mentaati pemimpin mereka sesuai dengan tuntunan yang telah digariskan oleh agama islam. Akhirnya, dari kajian yang sangat sederhana ini, penulis berharap akan ada penulis-penulis lain yang mengkaji dan menelaah betapa pentingnya kedudukan seorang pemimpin di dunia ini. Dengan tujuan menjadikan kajian ini jalan dakwah dan mengajak manusia menuju agama yang hak yakni agama islam. Dan menunjukkan bahwa Allah itu Esa dan tidak ada pencipta alam beserta isinya selain Allah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Ilmu Quran dan Tafsir
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 02 Nov 2020 08:49
Last Modified: 02 Nov 2020 08:49
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/359

Actions (login required)

View Item View Item