Lafd Musytarak dan Mutadhad Menurut Ahmad Mukhtar Umar dalam bukunya Ilm’ ad Dhilalah dan Muhammad bin Ibrahim Al Hamd dalam bukunya Fiqh Lughah

Nor, Azhar (2017) Lafd Musytarak dan Mutadhad Menurut Ahmad Mukhtar Umar dalam bukunya Ilm’ ad Dhilalah dan Muhammad bin Ibrahim Al Hamd dalam bukunya Fiqh Lughah. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
34.1.2.11028-full skripsi.pdf

Download (4MB)

Abstract

Dalam buku klasik maupun kontemporer Simantik menitik beratkan pembahasannya dalam perihal yang sangat besar, yaitu makna. Dan peneliti mengambil sebagian dari perkara besar tersebut, yaitu homonim dan antonim. Dan dalam penulisannya peneliti membatasi 2 perkara tersebut dalam beberapa Pendapat (Ulama), agar peneliti dapat meneliti lebih dalam, lebih valid, dan lebih sempurna (baik). Dalam penelitiannya peneliti memilih pendapat yang pertama menurut Muhammad bin Ibrahim Al Hamd dalam bukunya Fiqh Lughah yang akan diambil sebagian dalam pembahasannya tentang musytarak (Homonim) dan Mutadhad (Antonim). Dan pendapat yang kedua oleh Ahmad Mukhtar Umar dalam kitabnya Ilm’ ad Dilalah, dalam pembahasan yang sama. Dan peneliti ingin mencari komperasi antara kedua pendapat ulama tadi dalam hal lafd musytarak dan mutadhad. Dan tujuan dalam penelitian ini diantaanya : 1) Mengetahui pendapat Ahmad Mukhtar Umar dalam lafd musytarak dan mutadhad. 2) Mengetahui pendapat Muhammad bin Ibrahim Al hamd dalam lafd musytarak dan mutadhad. 3) Mengetahui perbandingan antara kedua pendapat tentang lafd musytarak dan mutadhad Penelitian ini merupakan penelitian pustaka atau literature. Dan dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode Descriptive Analysis dan Comparative Analysis yaitu metode yang digunakan untuk menganalisis data dalam menemukan hasil penelitian dan inti yang diinginkan peneliti. Hasil penelitian ini adalah 1) Bahwa pendapat Ahmad Mukhtar Umar tentang lafd musytarak dan muthadhad, yaitu: A) Lafd Mustarak adalah kata yang mendatangkan banyak makna. B) Lafd Mutadhad adalah kata yang terdapat didalamnya dua makna yang saling berlawanan. 2) Bahwa pendapat Muhammad bin Ibrahim Al Hamd tentang lafd musytarak dan muthadhad, yaitu: A) Lafd Mustarak adalah satu kata yang sama, namun maknanya berbeda. B) Lafd Mutadhad adalah menunjukkan kata yang satu atas dua makna yang berlawanan. 3) Dari perbandingan atas kedua pendapat, maka muncul persamaan dan perbedaan, diantaranya: A) Lafd Mustarak 1) Ada persamaan dalam pengertian dan perbedaan atas terjadinya. 2) Ada Perbedaan dibagian pengertian, faktor, korelasi antara musytarak dan mutawathii, macam-macam, dan Pengaruh-pengaruhnya. B) lafd mutadhad 1) Adanya persamaan dalam pengertian dan perbedaan atas terjadinya. 2) Adanya perbedaan Faktor-faktor dan perbedaan antara musytarak dan muthadad. Dengan kajian yang sederhana ini, penulis berharap akan ada penelitian selanjutnya secara lebih rinci dan lebih mendalam tentang lafd musytarak dan mutadhad. Besar harapan agara penelitian ini bisa bemanfaat dan menjadi sumbangan bagi ummat islam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor > Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 02 Nov 2020 10:03
Last Modified: 02 Nov 2020 10:03
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/363

Actions (login required)

View Item View Item