KONSEP MANUSIA MENURUT SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS

Dayana, Erika (2017) KONSEP MANUSIA MENURUT SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
34.2.2.11460-FIX SKRIPSI ERIKA ABSTRACT SAMPE BIBLIOGRAPHY.pdf

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan yang muncul pada era post-modern sangat beragam, salah satunya masalah spiritual manusia. Masyarakat Barat mengenal manusia sebagai makhluq yang selalu berubah seiring perkembangan zaman. Manusia adalah eksistensi dari humanism yang menggerakkan dirinya dengan bermacam-macam motif. Perkembangan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi menjadikan manusia melalaikan spiritual mereka. Al-Attas hadir dengan menjawab semua permasalahan yang timbul dalam ranah ontology yang berkaitan dengan spiritual, tujuan dan fungsi manusia. Syed Muhammad Naquib Al-Attas adalah seorang pemikir Muslim dan pembaharu di Dunia Islam. Al-Attas berpendapat bahwa dalam Islam, manusia memiliki empat subtansi sebagai sarana manusia untuk menuju tingkat spiritual yang tinggi. Hal ini berdasarkan pada pandangan Muslim yang berakar pada Al-Qur‟an dan Sunnah, yang mana pendekatan ini sudah dilakukan oleh para Sufi dan Filsuf. Al-Attas menghadirkan pandangan baru dalam Islam yaitu dengan memadukan antara pandangan para Sufi dengan para Filsuf menjadi tasawuf-falsafi. Hal ini sangat menarik untuk dibahas dalam topik yang lebih lanjut. Berangkat dari latar belakang yang telah dijelaskan di atas, penulis berusaha mengkaji dan mengungkapkan pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas mengenai konsep manusia. Dalam pengumpulan data dalam penelitian ini mengenai subjek yang dipilih, penulis menggunakan metode dokumenter. Kemudian penulis menganalisa dan memaparkan pokok-pokok pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dengan menggunakan metode diskriptif-analisis dan pendekatan tasawuf-falsafi. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa menurut Al-Attas manusia adalah (hayawan dzu nutqin) makhluk yang rasional yang terdiri dari dua aspek yaitu jiwa dan jasad. Keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan dua dimensi manusia; pertama dimensi fisik dan kedua dimensi non-fisik (spiritual). Kedua dimensi tersebut berkaitan dengan kehidupan. Yang mana dimensi fisik dimulai dari proses penciptaan tubuh manusia dan dimensi spiritual dimulai dari penciptaan ruh yang jauh sebelum diciptakan tubuh manusia. Proses penciptaan manusia berkaitan dengan dimensi fisik dan dimensi spiritual manusia, karena setiap manusia memiliki substansi yang terdiri dari empat kesatuan substansi yaitu akal („aql), hati (qalb), jiwa (nafs) dan ruh. Keempat substansi tersebut terkait dengan spiritual yang diberikan Allah kepada manusia, agar manusia dapat mengemban amanahnya sebagai seorang khalifatullah di bumi yang membawa keadilan. Maka dari itu, tingkat tertinggi spiritual manusia adalah intuisi, yang mana didefinisikan oleh al-Attas sebagai posisi yang terhubung dengan ilmu dan pengetahuan yang datang dari Allah. Kemudian jasad manusia terhubung dengan dimensi fisik manusia yang akan mengalami kehancuran setelah mati, dan ruh terhubung dengan spiritual manusia yang akan tetap kekal di Barzakh. Di hari kebangkitan, jasad dan ruh akan kembali dibangkitkan menjadi subtansi yang baru. Demikian penelitian sederhana ini kami tulis, meskipun masih banyak kekurangan entah itu dari segi pembahasan, bahasa dan isi. Penelitian ini masih jauh dari kata sempurna karena penulis sangat sadar akan kekurangan, maka penulis berharap adanya penelitian lebih lanjut yang membahas dan merespon pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap konsep manusia dan aspek baru dari pemikirannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 02 Nov 2020 10:20
Last Modified: 02 Nov 2020 10:20
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/368

Actions (login required)

View Item View Item