Meditasi Dalam Agama Buddha Sekte Theravada

Syariful Anam, Rizka (2017) Meditasi Dalam Agama Buddha Sekte Theravada. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
30217836-FULL SKRIPSI.pdf

Download (2MB)

Abstract

Dalam ajaran umat Buddha sering terdengar istilah bhavana, Samadhi atau meditasi. Namun istilah meditasi sering disalahartikan, baik oleh umat Buddha sendiri maupun orang lain yang bukan umat Buddha. pada saat kata meditasi disebut, orang segera menggambarkan dalam pikiran penyingkiran diri dari kesibukan penghidupan sehari-hari, dengan kata lain ia duduk dalam sikap tertentu, seperti di dalam sebuah gua atau ruangan kecil di dalam vihara, di satu tempat yang jauh dari keramaian kehidupan dunia, tenggelam dalam renungan atau dalam salah satu keadaan ghaib atau tidak ingat orang sama sekali. Ada perbedaan yang cukup menonjol antara pelaksanaan meditasi yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya, baik dulu maupun sekarang dengan meditasi yang banyak dilakukan oleh orang modern. Pada umumnya pelaksanaan meditasi hanya dalam konteks kehidupan rohani (spiritual). Pada sekte Theravada, tradisi Buddhisme yang cenderung mempertahankan kesederhanaan ajaran Sang Buddha, Theravada adalah ajaran otentik Buddha yang telah ada jauh sebelum istilah Mahayana dan Hinayana itu muncul. Di sinilah, dibutuhkan suatu kekuatan jiwa dalam menyelesaikan problem-problem kehidupan dengan senantiasa bersandar pada keimanan. Salah satu cara yang banyak dilakukan orang dalam menyelesaikan problem-problem kehidupan adalah dengan jalan meditasi. Sehingga dalam sekte Theravada memiliki metode dan makna dalam meditasi yang dapat menengahi problem-problem tersebut. Berdasarkan keterangan di atas, bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami konsep meditasi dan hakekat makna dari meditasi dalam Agama Buddha sekte Theravada. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu dengan menggunakan buku sebagai sumber primer dan juga metode deskriptif untuk memaparkan sejarah agama Buddha khususnya sekte Theravada dan hakekat makna dari meditasi dalam agama Buddha sekte Theravada. Selanjutnya penulis menggunakan metode analisis untuk menganalisa data -data yang terkumpul dan kemudian memaparkan makna meditasi dari beberapa agama di dunia seperti Agama Islam, Hindu, Nasrani dan selanjutnya peneliti menyimpulkan hakekat makna dari meditasi dalama Agama Buddha Theravada sebagai hasil akhir penelitian. Berdasarkan dari hasil kajian yang dilakukan, peneliti sampai pada kesimpulan bahwa meditasi yang bersumber dari ajaran Buddhis mempunyai tujuan yang sangat jelas. Tujuan meditasi Buddhis Theravada adalah Nibbana. Meditasi Agama Buddha sekte Theravada dibagi menjadi dua macam, yaitu Samatha Bhavana dan Vipassana Bhavana. Samatha Bhavana bertujuan untuk mencapai ketenangan batin sedangkan Vipassana Bhavana bertujuan untuk mencapai pandangan terang. Dari kedua metode meditasi tersebut diyakini oleh para pengikut ajaran Buddha Theravada dapat untuk memadamkan penderitaan (dukkha) yang dialaminya. Akan tetapi agama Islam memandang penderitaan (dukkha) yang dialami manusia tersebut merupakan ujian yang harus dihadapi sehingga manusia tersebut dapat lebih mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta. Maka, dalam agama Islam tidak terdapat pengertian yang secara khusus tentang meditasi yang mana bisa diimplemetansikan dengan dzikir dan sholat yang manfaat dan tujuannya hampir sama dengan meditasi yaitu untuk mendapatkan kebahagiaan di dun ia dan akhirat sehingga manusia tersebut dapat merasa selalu dekat dengan Allah SWT serta segala sesuatu yang dilakukannya akan mendapatkan ridho dari-Nya. Akan tetapi untuk tempat dan waktu pelaksanaan akan berbeda dari dzikir dan sholat pada agama Islam. Demikian pembahasan penulis yang masih kurang disebabkan lemahnya kemampuan peneliti dan terbatasnya ilmu pengetahuannya. Peneliti mengharapkan agar para pembaca dapat melengkapi atau memberikan kritikan yang membangun dan kepada peneliti dalam obyek kajian ini selanjutnya agar menjadi lebih baik dan sempurna serta bermanfaat bagi umat Islam di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BC Logic
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
D History General and Old World > D History (General)
L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 02 Nov 2020 22:24
Last Modified: 02 Nov 2020 22:24
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/397

Actions (login required)

View Item View Item