STUDI EMPIRIS TENTANG PENGARUH NILAI-NILAI ISLAM TERHADAP PERMINTAAN UANG (Studi Kasus, Universitas Darussalam Gontor, Kampus Gontor dan Mantingan)

Fahmi Jauharuddin Rimas Sude, Muhammad (2018) STUDI EMPIRIS TENTANG PENGARUH NILAI-NILAI ISLAM TERHADAP PERMINTAAN UANG (Studi Kasus, Universitas Darussalam Gontor, Kampus Gontor dan Mantingan). Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
Watermark_Fahmi Jauharuddin.pdf

Download (6MB)

Abstract

Keynes menyatakan bahwa dalam permintaan uang ada tiga motif. Diantaranya motif konsumsi, berjaga-jaga dan spekulasi. Namun dalam pandangan Chapra motif spekulasi tidak sesuai dengan nilai Islam karena melibatkan bunga di dalamnya, begitu juga dalam konsumsi harus sesuai dengan nilai-nilai Islam Yang kemudian memunculkan gagasan sendiri mengenai permintaan uang, dimana dia merumuskan permintaan uang yang sesuai dengan nilai-nilai Islam tanpa adanya spekulasi perilaku berlebihan, dan investasi tidak produktif. Penelitian mengenai nilai sosial telah dibahas oleh beberapa peneliti seperti Ebrinda dan Sri Wahyuni, akan tetapi kedua penelitian tersebut masih dalam berbentuk makro, dan hasil yang diperoleh dalam penelitian Ebrinda belum menujukan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan uang Islam di Indonesia dan terbatas pada nilainilai sosial, sedangkan hasil penelitian Sri Wahyuni belum menunjukan pengaruh yang signifikan dalam jangka pendek dan signifikan dalam jangka Panjang. Dari sini peneliti mencoba untuk meneliti secara mikro pengaruh nilai-nilai Islam terhadap permintaan uang di Universitas Darussalam Gontor, selain dengan sistem pesantrennya juga memiliki nilainilai Islam yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai-nilai Islam terhadap permintaan uang secara mikro. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Untuk mengumpulkan data, penulis menggunakan metode angket. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai-nilai Islam belum berpengaruh terhadap permintaan uang. Hal ini terbukti dengan nilai signifikansi masih diatas 0,05. Nilai signifikansi kebutuhan pokok sebesar 0,4, nilai sosial 0,7, perilaku berlebihan 0,3 dan tabungan 0,3. Sedangkan variabel yang berpengaruh diantaranya adalah pendapatan dengan nilai signifikansi 0,00, investasi 0,00 dan rencana investasi 0,04. Dari hasil penelitian, peneliti menyarankan untuk mendeskripsikan kembali unsurunsur dalam variabel nilai Islam yang dapat mewakili nilai-nilai Islam yang kompleks dan lembaga yang belum tentu dapat dikuantifikasi dan yang mungkin tidak terlihat secara nyata. Kata kunci: permintaan uang, nilai-nilai Islam, Nilai-nilai sosial, micro level, UNIDA GONTOR

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor > Ekonomi Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 03 Nov 2020 13:25
Last Modified: 03 Nov 2020 13:25
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/499

Actions (login required)

View Item View Item