MAQȂSHID SURAT AL-FATIHAH (STUDI ANALISIS TENTANG MAQȂSHID AL-QUR’AN MENURUT BADIUZZAMȂN SAID NURSI)

Amalia Kamal, Nida (2018) MAQȂSHID SURAT AL-FATIHAH (STUDI ANALISIS TENTANG MAQȂSHID AL-QUR’AN MENURUT BADIUZZAMȂN SAID NURSI). MAQȂSHID SURAT AL-FATIHAH (STUDI ANALISIS TENTANG MAQȂSHID AL-QUR’AN MENURUT BADIUZZAMȂN SAID NURSI). pp. 1-119.

[img] Text
LPP_Nida Amalia Kamal_IQT8_Fix_lembar Kosong 3.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sesungguhnya tujuan utama diturunkannya Al-Qur’an adalah untuk menjadi hidayah bagi umat manusia dengan mengenal Dzat Allah dan asma’-Nya, sifat sifat-Nya, af’al-Nya dan sunnah-Nya melalui ciptaan-Nya. Dan menjadi petunjuk bagi manusia menuju maslahah di kehidupan dunia dan akhirat dengan memperhatikan ciptaan-Nya dan merenungkannya sebagai jalan untuk membuka maqâshid qur’ân. Namun, sangat disayangkan, bahwa banyak para mufassir yang terlalu ‘menyibukkan’ penafsirannya dengan kaidah-kaidah, hukum-hukum, dan perselisihan-perselisihan madzhab yang membuat penafsirannya melenceng jauh dari tujuan al-qur’an, sehingga membuka jalan bagi para musuh-musuh Islam untuk mendistorsi ayat-ayat Al-qur’an, bahkan al-qur’an itu sendiri. Kemudian Badiuzzaman Said Nursi seorang ulama kontemporer, dengan latar belakang sosial politik sekuler yang dihadapinya di negara Turki, berusaha untuk mengembalikan nilai-nilai dan ajaran Al-qur’an yang suci yang tertuang dalam maqâshid qur’ân. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis hendak menelaah perspektif Said nursi tentang Maqâshid Qur’ân dan pengaplikasiannya di dalam surat al-fâtihah, mengingat bahwa surat al-fâtihah adalah Ummul Qur’ân yang terkandung didalamnya inti nilai dan ajaran Al-qur’an. Referensi yang digunakan adalah data-data primer dari kumpulan buku-buku yang ditulis oleh Nursi dan dari berbagai buku yang berkaitan dengan perspektif Nursi mengenai maqâshid Qur’ân. Kemudian referensi sekunder dari data-data yang berkesinambungan dengan data-data primer. Data-data tersebut diperoleh dari metode deskriptif, yaitu metode pemaparan data-data untuk mengumpulkan penjelasan dan pembahasan yang terkait, dan metode analisis untuk menganalisa masalah yang berkaitan dengan Maqâshid Qur’ân dan pokok-pokok terkini, kemudian diolah dengan metode muqaran dengan membandingkan pandangan para mufassir dan Nursi mengenai maqâshid surat al-fatihah, kemudian dikaji melalui ilmu munâsabah dan nudzum qur’ân, yaitu pendekatan dalam menela’ah makna- makna dan simbol-simbol makna bahasa, serta keterkaitan antar ayat. Dalam penelitian ini, penulis memperoleh hasil bahwasanya maqâshid qur’ân perspektif Said nursi adalah : tauhid, risalah, hasyr dan ‘adâlah. Dan dari empat maqâshid tersebut, tauhid adalah maqâshid qur’ân yang paling utama, sebab dengan tauhid, manusia bisa mengenal Tuhannya dan menyembah-Nya. Dari tauhid itulah akan muncul pokok-pokok maqâshid yang lainnya. Kemudian, empat maqashid tersebut akan menghasilkan satu ide pokok tujuan Al-qur’an yang dalam waktu yang sama adalah tujuan pokok Islam, yaitu tugas yang dibebankan kepada manusia melalui Nabi-Nya untuk meng- Esakan-Nya dan berbuat adil disetiap perkaranya demi mencapai kemenangan di hari kiamat. Kemudian dari pengaplikasian maqâshid qur’ân tersebut kedalam surat al-fatihah, penulis memperoleh hasil bahwasanya surat al-fatihah mengandung empat unsur maqâshid tersebut. Ayat pertama sampai ketiga, dan juga ayat kelima mengandung maqsad tauhid, ayat keempat mengandung maqsad hasyr dan ‘adâlah. Sedangkan ayat keenam dan ketujuh mengandung maqsad risalah. Penulis juga menemukan bahwasanya maqâshid qur’ân yang terkandung didalam surat al-fatihah saling berkaitan satu sama lain, dimana ayat yang mengandung salah satu maqâshid tersebut akan menampakkan maqâshid - maqâshid yang lain. Kemudian, penulis juga menemukan bahwa maqâshid qur’ân yang terkandung didalam surat al-fatihah memberikan pengaruh yang besar dalam memantapkan iman kaum muslimin dan memperbaiki akhlaq mereka. Dan dengan pembacaan surat al-fatihah disetiap waktu rakaat shalat, pengaruh tersebut akan menancap kuat di dalam fikiran dan hati kaum muslimin, sehingga semakin memantapkan iman mereka dengan mengenal Allah dan menyembah-Nya serta menanamkan akhlaqul karimah disetiap perilakunya. Dari penelitian diatas, penulis menyarankan kepada generasi umat Islam untuk lebih teliti dalam menggali maqâshid qur’ân dan menelaahnya ketika membaca al-qur’an, guna merealisasikan tujuan utama diturunkannya al-qur’an untuk menjadi hidayah bagi umat manusia dan membuka wawasan mereka akan mu’jizat Al-qur’an sebagai penolakan atas pelencengan-pelencengan yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam. Dan dengan segala kekurangan dalam penelitian ini, penulis berharap akan adanya penelitian-penelitian selanjutnya yang lebih baik serta lebih bermanfaat guna menutupi penelitian ini. Amin. Kata kunci : Maqâshid, Surat Al-fatihah, Badiuzzaman Said Nursi

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Ilmu Quran dan Tafsir
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 04 Nov 2020 12:36
Last Modified: 04 Nov 2020 12:36
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/567

Actions (login required)

View Item View Item