تحليل قانون الإسلامي في تطبيق عقد الإجارة في استئجار بركة صيد الأسماك (دراسة حالة في بركة صيد الأسماك «بالونج»)

Andika, Umar (2018) تحليل قانون الإسلامي في تطبيق عقد الإجارة في استئجار بركة صيد الأسماك (دراسة حالة في بركة صيد الأسماك «بالونج»). Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
ANDIKA UMAR FIKS.pdf

Download (1MB)

Abstract

Ijarah / sewa merupakan bentuk muamalah yang disyari’atkan oleh Islam, dan seluruh ulama sejak permulaan Islam hingga saat ini membolehkannya, dan tidak ada satupun yang mengingkarinya. Ijarah sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat maupun kehidupan pribadi, banyak yang menyentuh dalam berbagai segi kehidupan, sehigga setiap individu membutuhkannya, dan tidak ada satupun yang dapat menghindar darinya. Perjudian adalah pertaruhan dengan sengaja yaitu mempertaruhkan satu nilai atau sesuatu yang dianggap bernilai dengan menyadari adanya resiko dan harapan-harapan tertentu pada peristiwa-peristiwa permainan, pertandingan, perlombaan dan kejadian-kejadian yang tidak atau belum pasti hasilnyaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah penerapan akad ijarah pada pemancingan kolam ikan di tinjau dari hukum Islam.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis kualitatif. Untuk mendapatkan dan mengetahui gambaran umum serta data-data tentang akad ijarah di pemancingan ikan Balong, peneliti mengadakan studi dokumentasi dan wawancara serta observasi. Dan kemudian peneliti menggunakan metode induktif yaitu fakta-fakta diuraikan terlebih dahulu, baru kemudian dirumuskan menjadi suatu kesimpulan dan dikaji melalui proses yang berlasung dari fakta. Dan yang digunakan peneliti dalam menganalisis penerapan akad ijarah di pemancingan ikan Balong. Hasil dari Analisa Data bahwasanya dalam pelaksanaan akad ijarah di kolam pemancingan ikan balong sudah sesuai menurut rukun dan syarat ijarah. Akan tetapi dalam pelaksanaan akad ijarah dari awal sampai akhir terdapat unsur yang merusak akad Ijarah di kolam pemancingan ikan, dan unsur yang merusak akad ijarah yaitu pemberian hadiah untuk para pemenang, yang mana hadiah yang diberikan dari hasil pengumpulan uang oleh para peserta pemancing. Dalam ajarah islam pemberian hadiah dari hasil pengumpulan uang untuk perlombaan sangatlah dilarang karena itu menyerupai praktek perjudian yang dilakukan oleh para masyarakat. Selain dari pengharamnya hadiah yang diberikan kepada para pemanang, penulis juga menganalisa lebih dalam, bahwa tingkat perjudian lebih dominan atau lebih terlihat di bandingkan dengan sewa menyewa yang terjadi di kolam pemancingan ikan balong. Sewa menyewanya hanya pada penyedian jasa tempat pemancingan, namun tingkat perjudiannya sangatlah jelas, karena tujuan sendiri dari para pemancinga untuk berkunjung ke kolam pemancingan ikan di balong tidak lain hanya sekedar untuk mendapatkan uang secara cepat. Maka penulis memberikan saran agar menghilangkan unsur Gharar dan Maisir seperti hadiah diambil dari keuntungan dari penyewaan kolam, bukan uang dari hasil taruhan para peserta.kata kunci : Ijarah, Al-Bai’, Maisir, Gharar

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor > Ekonomi Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 04 Nov 2020 14:36
Last Modified: 04 Nov 2020 14:36
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/620

Actions (login required)

View Item View Item