PLURALISME AGAMA PERSPEKTIF MUKTI ALI

Ahmad, Salsabila (2018) PLURALISME AGAMA PERSPEKTIF MUKTI ALI. PLURALISME AGAMA PERSPEKTIF MUKTI ALI. pp. 1-90.

[img] Text
Skripsi Salsabila.pdf

Download (1MB)

Abstract

Wacana pluralisme agama sangat banyak dibicarakan dalam masyarakat. Paham pluralisme muncul dari kondisi masyarakat barat dan adanya problem teologis masyarakat kristen. Pluralisme agama sejalan dengan program globalisasi yang bertujuan untuk menjadikan semua pihak menjadi terbuka dan bebas menerima ideologi dan nilai-nilai sosial yang universal, yang mana paham ini bertujuan untuk melemahkan iman dan akidah Islam. Paham ini pun telah tersebar di Indonesia dan menjadi sebuah fakta yang sesuai dengan semboyan negara, Bhineka Tunggal Ika. Banyak tokoh Indonesia yang berpengaruh dalam penyebaran paham ini, termasuk salah satunya adalah Mukti Ali. Ia juga disebut sebagai “Bapak Ilmu Perbandingan Agama”, dengan mengenalkan sebuah ilmu baru yang dapat digunakan untuk memahami makna pluralisme agama di Indonesia. Berdasarkan keterangan diatas, peneliti ingin menjelaskan apa sesungguhnya konsep pluralisme agama perspektif Mukti Ali. Untuk mendapatkan data-data ilmiah peneliti menggunakan Kajian Kepustakaan dengan mendalami karya-karya Mukti Ali yang berhubungan dengan konsep pluralisme agama. Untuk tujuan penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa metode, metode deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan data-data yang terkait dan menjabarkannya, lalu metode kritik, yaitu dengan menganalisis dan menambahkan beberapa kritik. Lalu dengan metode analisis content, yaitu dengan memahami teks dari buku yang berkaitan dengan permasalahan, dan analisis taksonomi, dengan menganalisis sasaran penelitian. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan filosofis, karena mengkaji pemikiran Mukti Ali tentang konsep pluralisme agama yang dikembangkannya di Indonesia. Dari penelitian sederhana ini peneliti mendapatkan kesimpulan bahwasannya konsep pluralisme agama menurut Mukti Ali adalah “Agree in Disagreement”, yaitu setiap umat beragama diharuskan untuk meyakini agamanya dan membebaskan orang lain dalam beragama agar tercipta toleransi dan Sinkretisme, yaitu menggabungkan beberapa ajaran agama lain menjadi satu dengan tujuan menyamakan agama. Konsep ini berasaskan dari ayat A-Qur’an dan Hadist, hanya untuk mewujudkan Islam Rahmatan Lil- ‘Alamin. Ia juga mengenalkan Ilmu Perbandingan Agama dan pendekatan integral antara doktriner dan ilmiah untuk memperkuat pemahaman agama agar terwujud titik temu antar agama. Dalam menciptakan kerukunan hidup antar umat beragama yaitu dengan pendekatan spiritual (teologi) dan berlandasan prinsip keadilan Islam. Itu juga salah satu faktor yang akan menentukan berhasil tidaknya pembangunan negara. Dialog antar umat beragama menurutnya adalah salah satu upaya untuk meredakan konflik agama juga untuk menumbuhkan kerjasama antar masyarakat guna mencapai kebenaran bersama. Tetapi setiap umat beragama diharuskan berpegang teguh dengan keyakinan masing-masing tanpa ada pertukaran pengalaman keimanan. Dari penelitian sederhana ini, peneliti berharap akan ada peneliti selanjutnya yang akan mengkaji kekurangan-kekurangan dari judul Pluralisme Agama perspektif Mukti Ali Semoga kajian sederhana yang banyak kekurangan ini memberi manfaat bagi peneliti dan pembaca umumnya.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 02:20
Last Modified: 05 Nov 2020 02:20
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/682

Actions (login required)

View Item View Item