KONSEP TOLERANSI AGAMA DALAM PANDANGAN AGAMA KRISTEN KATOLIK

KARAMI, SALMA (2018) KONSEP TOLERANSI AGAMA DALAM PANDANGAN AGAMA KRISTEN KATOLIK. KONSEP TOLERANSI AGAMA DALAM PANDANGAN AGAMA KRISTEN KATOLIK. pp. 1-75.

[img] Text
salma fiks.pdf

Download (3MB)

Abstract

Toleransi adalah sikap terbuka dalam menghadapi perbedaan. Toleransi meliputi sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Toleransi beragama mempunyai arti sikap lapang dada seseorang untuk menghormati dan membiarkan pemeluk agama untuk melaksanakan ibadah mereka menurut ajaran dan ketentuan agama masing-masing yang mereka yakini tanpa ada gangguan atau paksaan dari orang lain. Dengan ini, sikap toleransi dapat mencegah timbulnya konflik dan perselisihan keagamaan dalam kehidupan bermayarakat. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep toleransi beragama dalam Kristen Katholik. Dan bagaimana pandangan ayat alkitab mengenai toleransi beragama dalam pandangan kristen katholik. Dalam meneliti masalah ini peneliti menggunakan pendekatan normatif filsafat untuk menjelaskan ajaran agama secara inti, hakikat atau hikmah mengenai sesuatu yang berada dibalik objek. Dan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif untuk menjelaskan pengertian tentang toleransi beragama dalam pandangan agama kristen Katholik, kemudian penulis menggunakan metode logikal analisis untuk menganalisa pandangan agama kristen Katholik tentang toleransi beragama, dan bagaimana menurut ayat alkitab tentang toleransi beragama. Setelah mengkaji tentang konsep toleransi beragama dalam agama Kristen Katholik, penulis mengambil kesimpulan bahwa, tanggapan agama kristen dalam menghadapi berbagai macam agama ada tiga cara, pertama, Eksklusivisme, kedua, Inklusivisme, ketiga, Pluralisme. Pada awalnya, katholik bersifat eksklusivisme, tetapi setelah kejadian konsili vatikan II pada tahun 1962, bergantilah sifat eksklusivisme itu menjadi inklusivisme. Dalam inklusivisme ini, Katholik menganggap bahwa setiap agama mempunyai keselamatan dan kebenaran masing-masing, tetapi mereka masih beranggapan bahwa agama Kristen Katholik lah yang paling benar dan hanya Katholiklah yang hanya bisa menyelamatkan manusia. Namun dengan demikian, orang Kristen Katholik tetap bertoleransi dan bersikap baik kepada sesama manusia yang sesama agama maupun yang berbeda agama. Dan pluralisme menurut Kristen adalah mereka menganggap bahwa semua agama sama, dan setiap agama mempunyai jalan untuk menuju kebenaran dan keselamatannya masing-masing, maka dari itu, banyak jalan atau cara untuk menuju kepada kebenaran dan keselamatan. Demikianlah yang dapat peneliti paparkan, penulis menyadari bahwa penelitian ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna, oleh karena itu peneliti mengharapkan kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang membangun untuk memperbaiki dan menyempurnakan pembahasan ini dimasa yang akan datang. Semoga kajian yang sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi dinamika perkembangan dan pemikiran Islam.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 02:24
Last Modified: 05 Nov 2020 02:24
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/684

Actions (login required)

View Item View Item