THE CONCEPT OF JUSTICE ACCORDING TO SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS

Yuwanda, Netty (2019) THE CONCEPT OF JUSTICE ACCORDING TO SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
Netty.pdf

Download (2MB)

Abstract

Al-Attas sebagai salah seorang ilmuan muslim kontemporer yang giat mengkritisi problematika kehidupan manusia modern, menawarkan gagasan-gagasan alternatif untuk menjadi solusi berbagai krisis di masyarakat Islam, salah satunya krisis keadilan. Konsep keadilan yang ditawarkan ini menjadi sangat menarik dan layak dikaji karena memadukan antara jawaban atas permasalahan kontemporer dan sumber-sumber klasik Islam, dengan alasan inilah peneliti mencoba untuk mengkaji ide tersebut. Dalam mengkaji ide tersebut, peneliti menggunakan pendekatan filosofis untuk menyimpulkan ide-ide al-Attas mengenai keadilan yang kemudian dideskripsikan dan dianalisa secara kritis dengan menggunakan pemikiran atau konsep beberapa tokoh. Adapun hasil dari penelitian ini adalah konsep keadilan yang digagas al-Attas, untuk mewakili ideology Islam, berkonotasi memurnikan fitrah manusia dengan cara mengembalikan fungsinya sebagai objek dan penegak keadilan. Karena keadilan yang diajarkan dalam Islam berlandaskan, berfokus dan memprioritaskan kebutuhan dasar serta fitrah manusia. Keadilan juga memiliki hubungan timbal balik dengan ilmu yang tak bisa dipisahkan. Karena keberadaan ilmu dapat menjadi sebab tegaknya keadilan, dan adanya keadilan menjadikan ilmu dapat terbentuk dan teraplikasikan dengan benar. Manusia membutuhkan ilmu yang akan menuntunnya mengetahui hakikat segala sesuatu untuk kemudian menempatkannya pada tempatnya yang tepat. Begitupun peran keadilan dalam pencarian dan pengaplikasian ilmu. Ilmu yang seharusnya membawa kedamaian dan kemaslahatan bagi manusia, malah akan membawa kekacauan jika tidak didasari keadilan. Selain itu, keadilan juga merupakan refleksi dari fitrah atau tujuan diciptakannya manusia sebagai seorang hamba dan khalifah di muka bumi ini. Hal ini dikarenakan keimanan seseorang kepada Allah akan mencerminkan kebajikan dan budi pekerti yang semuanya bersumber dari keadilan. Adil merupakan refleksi keimanan seseorang. Konsep keadilan Al-Attas ini bertujuan untuk memanusiakan manusia dengan mengembalikan pada fitrahnya. Keadilan disini terfokus kepada bagaimana seharusnya manusia sebagai pusat keadilan menjalankan fungsinya sebagai hamba sekaligus khalifah. Konsep ini tidak terlepas dari upaya Al-Attas untuk menegakkan kalimatullah dan membentuk manusia yang bertauhid. Karena keadilan tidak bisa terwujud kecuali oleh orang yang benar-benar menegakkan syariat Islam. Ini sebuah idealism Al-Attas untuk menjadikan manusia bertauhid.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 03:18
Last Modified: 05 Nov 2020 03:18
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/693

Actions (login required)

View Item View Item