CREATIVE ECONOMY BASED ON SYARIAH AS AN EFFORT TO INCREASE COMMUNITIES WELFARE(Case Study at BAPPEDA, East Java Province, 2019)

Muhammad Fathur Rahman, Reno (2019) CREATIVE ECONOMY BASED ON SYARIAH AS AN EFFORT TO INCREASE COMMUNITIES WELFARE(Case Study at BAPPEDA, East Java Province, 2019). Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
Reno fix.pdf

Download (4MB)

Abstract

Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu isu yang memiliki potensi besar untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan suatu bangsa, dalam hal ini pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalam mengatur dan membuat regulasi segala kegiatan perekonomian di suatu daerah. Strategi pemerintah dalam meningkatkan sektor ekonomi kreatif disusun sesuai dengan sasaran dan target untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera. Walau bagaimanapun, kesejahteraan dalam Islam hanya akan terpenuhi ketika kebutuhan material dan spiritual manusia seimbang (multi dimensi), sehingga seluruh aspek kehidupan manusia berjalan secara adil dan makmur. Oleh karena itu ekonomi kreatif hadir sebagai upaya untuk membangun perekonomian masyarakat menjadi lebih baik, dengan menggunakan ide, gagasan, talenta, kreativitas, dan daya cipta sebagai alat utamanya. Dalam ekonomi Islam, ide dan gagasan manusia tetap harus dalam batasan batasan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi ekonomi kreatif pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa timur dan juga untuk mengetahui upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis syariah di Provinsi Jawa Timur. BAPPEDA dipilih karena merupakan badan pemerintah yang bertugas merancang perencanaan pembangunan suatu daerah. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan penulis sebagai pendekatan dalam kajian penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi, yaitu dokumentasi, interview, dan observasi. Jenis interview yang digunakan adalah interview terstruktur dengan menyiapkan pertanyaan yang dibutuhkan dalam penelitian sebelum peneliti berangkat ke lapangan. Peneliti menggunakan model observasi tersamar atau terus terang dalam penelitiannya, dengan mengamati, melihat, dan turun secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ekonomi kreatif pemerintah adalah dengan, 1.Membangun sinergitas dengan unsur pentahelix; 2.Mensinergikan dan mengharmonisasikan upaya peningkatan ekonomi Kreatif; 3.Memotori semangat dan inovasi masyarakat secara implisit; 4.Mewujudkan Program “Smart Economy”; 5.Bekerjasama dengan BEKRAF dalam program ekonomi kreatif. Hasil penelitian juga menjelaskan bahwa upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis syariah adalah dengan, 1.Memproduksi produk ekonomi kreatif yang halal dan syar’i; 2.Melibatkan lembaga-lembaga syariah ke dalam unsur pentahelix; 3.Mengimplementasikan konsep Maslahah dalam kegiatan ekonomi kreatif. Peneliti menyarankan agar pemerintah memperkirakan dampak program ekonomi kreatif pada alam dan masyarakat, dan pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh terlalu berlebihan, keseimbangan alam perlu dipertahankan, dan konsep Maslahah harus menjadi yang referensi utama bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan di dunia dan akhirat. Kata Kunci : Ekonomi Kreatif, Kesejahteraan Islam, Ekonomi Kreatif Syariah

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor > Ekonomi Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 09:13
Last Modified: 05 Nov 2020 09:13
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/743

Actions (login required)

View Item View Item