ودوره في الديانة البوذية(Bhante)حياة بانتي

Safitri, Ria (2019) ودوره في الديانة البوذية(Bhante)حياة بانتي. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
Ria fix.pdf

Download (826kB)

Abstract

Bhante adalah umat Buddha yang melepaskan diri dari hidup keduniawian untuk berjuang sungguh-sungguh mencapai kebahagiaan dalam kehidupan, Bhante juga merupakan guru kehidupan bagi umat Buddha pada umumnya. Kehidupannya memiliki pola kehidupan yang jauh berbeda dengan kehidupan umat Buddha, dimana kehidupan Bhante berpusat pada pelatihan meditasi, pelaksanaan ritual keagamaan, belajar, dan melakukan tugas kehidupan monastik atau pembinaan umat untuk mencapai pencerahan dalam kondisi yang baik. Kehidupan Bhante juga mendatangkan banyak manfaat bagi umat Buddha dan merupakan sumber untuk berbuat kebajikan bagi umat Buddha untuk mendapatkan kebahagiaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimanakah hakikat kehidupan Bhante yang sangat berbeda dengan umat Buddha umumnya, serta peran ataupun manfaat yang didapatkan oleh umat Buddha maupun Bhante sendiri dari kehidupannya.Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa kitab Vinaya Pitaka sebagai kita suci agama Buddha yang mengupas tentang kehidupan Bhante seperti yang diajarkan oleh Buddha Sidartha. Sedangkan data sekunder berasal dari data yang mendukung data primer. Data-data tersebut didapatkan dengan metode deskriptif dan metode analisis yaitu dengan mengumpulkan sumber data terkait dan juga menganalisa data tersebut. Sementara pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologis, yaitu pendekatan yang berupaya untuk memahami kehidupan Bhante dengan melihat praktek keagamaan dalam kehidupan umat Buddha, dan mencapai kepada kebenaran yang berhubungan dengan ajaran dan kepercayaan dalam agama Buddha dari realitas kehidupan dalam agama Buddha.Adapun hasil yang diperoleh oleh peneliti, pertama bahwa peraturan kehidupan Bhante tertulis dalam kitab Vinaya Pitaka sebanyak 227 peraturan, dan menjadi tiga ajaran kehidupan Bhante yaitu hidup dalam kemiskinan, tidak menikah dan ahimsa. Kedua, inti kehidupan dalam agama Buddha hanyalah Bhante, karena hanya Bhante yang dapat menciptakan dan mempraktekkan suasana kehidupan seperti yang diajarkan oleh Buddha Sidartha. Ketiga, kehidupan Bhante merupakan kehidupan yang sangat efektif dalam mencapai tujuan kehidupan, karena Bhante sudah terbebas dari kemelekatan terhadap sesuatu dan dapat mejaga nafsunya. Keempat, kebahagiaan bagi umat Buddha didapatkan melalui kemiskinan dalam kehidupan Bhante dengan memberikan dana dan kebutuhan pokok bagi Bhante.Akhirnya penulis menyadari bahwa penelitian sederhana ini masih jauh dari kata sempurna. Maka penulis berharap kepada peneliti selanjutnya agar dapat mengupas lebih dalam lagi, tentang pembahasan yang berhubungan dengan peran dan fungsi serta tugas-tugas maupun kewajiban seorang Bhante dalam kehidupan agama Buddha. Semoga kajian sederhana ini dapat memberi manfaat bagi khazanah keilmuan Islam khususnya dalam Ilmu Studi Agama-Agama.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 09:18
Last Modified: 05 Nov 2020 09:18
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/744

Actions (login required)

View Item View Item