خصائص الماء في القرآن الكريم

Sitti Tilsaf, Zafirah (2019) خصائص الماء في القرآن الكريم. Diploma thesis, University of Darussalam Gontor.

[img] Text
Siti Zafira fix.pdf

Download (2MB)

Abstract

Awal penciptaan kehidupan di muka bumi, dimulai dari terciptanya makhluk hidup yang diciptakan dari air, tidak ada kehidupan di muka bumi ini yang tidak membutuhkan air. Banyak penelitian yang membahas tentang air, akan tetapi air dibahas hanya dari sudut pandang sains saja, sedangkan di dalam al-Qur’an banyak terdapat ayat-ayat kauniyah yang secara tidak langsung terkait dengan fenomena alam semesta salah satunya tentang air. Karena al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul terakhir atas dasar ilmu-Nya dan berfungsi untuk membenarkan Nabi Muhammad Saw. Dan membuktikan kemukjizatan ilmiah al-Qur’an dengan memanfaatkan fakta dan hukum sains yang ada di masa lalu, sekarang ataupun yang akan datang.Berdasarkan dengan latar belakang di atas, maka peneliti berusaha mengkaji tentang karakteristik air dalam al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan sains untuk memahami maksud dari ayat-ayat kauniyah dalam al-Qur’an.Untuk mendapatkan data-data ilmiah peneliti menggunakan metode kepustakaan dengan mendalami buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan ilmu pengetahuan tentang air dalam al-Qur’an dan beberapa buku tafsir dengan corak ilmiah. Untuk memecahkan masalah dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua metode, metode deskriptif yaitu mengumpulkan data-data yang terkait dan memaparkannya, lalu data-data yang sudah terkumpul dianalisa menggunakan metode analisis.Peneliti menyimpulkan hasil dari penelitian ini ialah bahwasanya: 1) Al-Qur’an menyatakan Allah Swt menciptakan air untuk pertama kali di alam semesta ini sebelum menciptakan langit dan bumi. Dengan segala kehendak dan kekuasaan-Nya Allah Swt menciptaan singgasana-Nya terbuat dari air yang berada di atas langit ketujuh tanpa ada pilar dibawahnya. 2) Dengan air Allah Swt menciptakan segala sesuatu apa yang di muka bumi menjadi suatu kehidupan yaitu kehidupan manusia, hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Dengan ini maksud dari makna air ialah suatu berkah, rahmat, kenikmatan, esensial dan anugerah teragung yang dilimpahkan oleh Allah Swt kepada semua makhluk-Nya terutama bagi manusia. 3) Dengan air pula dapat dijadikan sebagai sarana pengobatan bagi suatu penyakit terutama apabila air tersebut dibacakan ayat-ayat suci al-Qur’an sehingga molekul-molekul yang ada di dalam air akan berubah menjadi molekul yang berbentuk kristal yang indah. Karena air merupakan senyawa kimia dan juga memiliki struktur molekul air, adanya kutub negatif pada O (oksigen) dan kutub positif pada H (hidrogen) menyebabkan molekul air bersifat polar. Dan menurut rumus kimianya molekul biasa ditulis dengan H2O. Akhirnya, dari penelitian yang sederhana ini, peneliti menilai bahwasanya ilmu-ilmu pengetahuan tentang alam tidak akan pernah lepas dari nilai-nilai yang ada dalam al-Qur’an karena al-Qur’an merupakan landasan teoritis berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Adapun harapan peneliti untuk seluruh umat Islam agar mempelajari Kitab Suci al-Qur’an dengan pembelajaran yang selengkap-lengkapnya sebelum memulai pengkajian, agar dapat mengungkapkan rahasia-rahasia Allah beserta firman-Nya, karena segala sesuatu apa yang terjadi di alam semesta ini atas kehendak Allah Swt yang sudah tercatat di Kitab Suci-Nya.Kata kunci: Air, Karakteristik, Tafsir Ilmi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Ilmu Quran dan Tafsir
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 05 Nov 2020 22:33
Last Modified: 05 Nov 2020 22:33
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/803

Actions (login required)

View Item View Item