I’JAZ LUGHOWI DALAM TAFSIR AYAT KURSI MENURUT MUHAMMAD THOHIR BIN ‘ASYUR DALAM TAFSIR TAHRIR WA TANWIR

Annisa, Nur (2018) I’JAZ LUGHOWI DALAM TAFSIR AYAT KURSI MENURUT MUHAMMAD THOHIR BIN ‘ASYUR DALAM TAFSIR TAHRIR WA TANWIR. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
Nur Annisa.fix.pdf

Download (3MB)

Abstract

I’jaz Al-Qur’an merupakan suatu bentuk pengaruh dari keaslian kenabian Nabi Muhammad SAW, dari macam-macam I’jaz Al-Qur’an adalah I’jaz Lughowi, kemudian para Orientalis berusaha untuk menghancurkan dengan keraguan mereka dalam konteks Al-Qur’an, keindahan susunan kalimatnya, aspek balaghah, dan aspek kefashihannya, mereka juga mengibaratkan bahwasanya i’jaz hanya terjadi pada makna konteks dan tidak pada lafadhnya. Muhammad Thohir bin ‘Asyur adalah salah satu Penafsir yang berusaha untuk menolak ide para Orientalis dalam tafsirnya yang bernama Tahrir wa tanwir, Beliau merupakan salah satu Penafsir yang sangat memperhatikan macam-macam I’jaz, aspek Balaghoh, dan pemakaian susunan-susunan kalimat dalam Al-Qur’an dan hubungan antara ayat-ayat Al-Qur’an, dan buku tafsirnya tahrir wa tanwir merupakan salah satu kitab tafsir yang terkenal pada abad ke-14 H yang sangat mendalami dalam memahami ayat-ayat Al- Qur’an. Berdasarkan latar belakang yang telah dibahas sebelumnya, Penulis menginginkan untuk mengetahui dan menganalisis pendapat Muhammad Thohir bin ‘Asyur tentang I’jaz Lughowi dalam ayat kursi, ayat yang mengandung berkah yang mencangkup atas Keesaan Allah dan pembuktiaan atas nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Kemudian Penulis menggunakan metode pustaka dari data-data primer dari kumpulan buku-buku yang ditulis oleh Ibnu ‘Asyur dan dari berbagai buku yang berkaitan dengan perspektif Ibnu ‘Asyur mengenai I’jaz Lughawiy dalam al-Qur’an. Kemudian referensi sekunder dari data-data yang berkesinambungan dengan data-data primer. Data- data tersebut diperoleh dari metode Deskriptif, yaitu metode pemaparan data-data demi mengumpulkan penjelasan dan pembahasan yang terkait., kemudian mengeksplorasikannya dengan pendekatan tafsir tahlily yaitu metode tafsir yang berusaha menjelaskan kandungan ayat sesuai dengan yang termaktub dalam mushaf dan menjelaskan hal-hal yang terkait dari setiap ayat dari makna lafadznya, macam-macam i’jaz dari berbagai segi, hukum- hukumnya dan juga ma’nanya dan lain sebagainya, Adapun hasil yang diperoleh oleh Penulis yaitu bahwa Ibnu ‘Asyur menjelaskan penafsiran ayat Kursi dari segi bahasa dari berbagai aspek linguistik. Pertama, dari segi ilmu shorf dengan memperhatikan kaedah ibdal dan i’lal serta waznul mubalaghoh. Kedua, dari segi Ilmu Nahwu dengan memperhatikan kaedah mubtada’ dan khobar, huruf jar dan majrur, kata istifham dan kata isyarat, ‘athf, dan juga pendahuluan dan pengakhiran dalam kalimat. Ketiga, dari segi balaghoh dengan memperhatikan kaedah isti’arah dan juga majas dalam kalimat. Dengan upaya yang dilakukan Peneliti untuk menunjukan signifikansi penelitian ini, Penulis menyarankan bagi para muslim untuk mendalami ulumul Qur’an untuk meneguhkan iman, dan diharapkan untuk mempelajari I’jaz Lughowi dalam Al-Qur’an untuk menguatkan keyakinan terhadap mukjizat Al-Qur’an, sehingga lebih gemar untuk membaca Al-Qur’an serta mentadabburinya. Diakhir penjelasan dengan segala bentuk kekurangan dari Penulis, diharapkan bagi Peneliti setelahnya untuk mendatangkan penelitian yang lebih baik dan bermanfaat.‫التجريدية‬ ‫الفكرة‬ ‫اإلعجاز‬

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Ilmu Quran dan Tafsir
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 06 Nov 2020 00:35
Last Modified: 06 Nov 2020 00:35
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/813

Actions (login required)

View Item View Item