KONSEP REFORMASI GEREJA MARTIN LUTHER (STUDI ANALISIS DAN FENOMENA TERHADAP DENOMINASI-DENOMINASI GEREJA)

nisa, Khoiru (2019) KONSEP REFORMASI GEREJA MARTIN LUTHER (STUDI ANALISIS DAN FENOMENA TERHADAP DENOMINASI-DENOMINASI GEREJA). Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
KHOIRUNNISA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Reformasi gereja yang dilakukan Martin Luther berpusat pada orang-orang Kristen yang ingin diselamatkan dari ajaran-ajaran gereja Katolik yang menyimpang. Salah satu pemikiran Martin Luther dalam mereformasi gereja, adalah pemahaman yang unik tentang masalah dosa dan penerimaannya ke hadirat Allah. Martin Luther mulai melangkah menuju pemahamannya sendiri yang khas tentang bagaimana orang berdosa dapat masuk ke hadirat Allah yang benar, yang secara klasik dinyatakan dalam doktrin pembenaran oleh iman. Dari peristiwa yang telah dilakukan Martin Luther dalam mereformasi gereja, ia memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kekristenan dewasa ini. Masalah yang penulis anggap penting untuk dipelajari dan tetap relevan juga adalah bagaimana reformasi gereja Martin Luther dan denominasi-denominasi gereja saat ini. Berangkat dari beberapa hal ini, penulis ingin menjelaskan konsep Martin Luther tentang reformasi gereja, untuk mengetahui dampak reformasi gereja Martin Luther dalam denominasi Gereja saat ini. Karena keduanya memiliki hubungan yang kuat dengan masalah saat ini yang dihadapi oleh orang Kristen. Maka untuk mencapai tujuan pembahasan, penulis menggunakan pendekatan fenomenologis untuk mencari dan mendeskripsikan pengalaman karena menghadirkan dirinya pada kesadaran subyektif. Adapun metode penelitian, penulis menggunakan metode deskriptif dan analisis. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan definisi reformasi gereja, denominasi dan Martin Luther. Sedangkan metode analitik digunakan untuk mengetahui dampak konsep Martin Luther terhadap reformasi gereja dalam denominasi gereja saat ini. Penulis sampai pada hasil bahwa dasar utama konsep reformasi adalah kekuatan dan posisi tertinggi oleh Alkitab yang melebihi semua bentuk kekuatan dunia. Bentuk kepercayaan mereka berbeda pada cara di mana Kitab Suci disampaikan, denominasi gereja saat ini terjadi setelah gerakan reformasi. Gagasan Martin Luther muncul untuk mengajukan 95 tesis kritik untuk ajaran gereja yang menurutnya dikhususkan. Setelah keberhasilan Martin Luther dalam mereformasi gereja. Denominasi-denominasi Gereja tercipta setelah reformasi gereja Katolik. Beberapa orang Kristen merasa cemas tentang denominasi gereja di sekitar mereka yang hanya akan membuat mereka terpecah dan tidak bersatu sampai sekarang. Penulis merasa bahwa tulisan ini masih belum cukup sempurna, karena masih banyak kekurangan di dalamnya. Penulis berharap agar peneliti selanjutnya dapat berdiskusi lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 06 Nov 2020 16:47
Last Modified: 06 Nov 2020 16:47
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/826

Actions (login required)

View Item View Item