KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KRISTEN

Nadira Hadi, Inas (2019) KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KRISTEN. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
inas fiks.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pada hakekatnya tidak ada satupun agama di dunia ini yang secara normatif mengajarkan kepada umatnya untuk melakukan tindak kekerasan terhadap sesama manusia, terhadap perseorangan maupun kelompok yang berbeda agama. Perdamaian yang diajarkan oleh seluruh umat beragama justru dijadikan sebagai alasan bagi mereka untuk melakukan tindak kekerasan. Kekerasan atas nama agama merupakan kejahatan terburuk yang pernah dan akan tetap mewarnai peradaban manusia. Perbuatan demikian pada hakekatnya merupakan sesuatu yang paradoks, karena disitu pihak sesungguhnya agama mengajarkan nilai-nilai luhur, tetapi kenyataannya dijumpai kelompok- kelompok atau individu-individu dengan mengatasnamakan agama malah berbuat kerusakan, melakukan berbagai tindak kekerasan, sehingga agama yang diyakini anti kekerasan tersebut seringkali dituding dan seakan-akan harus bertanggungjawab terhadap kekerasan, dan kerusakan yang dilakukan penganutnya. Maraknya peristiwa kekerasan yang mengatasnamakan agama terjadi akhir-akhir ini. Dari pernyataan diatas, timbullah pertanyaan apa saja yang mendasari timbulnya kekerasan atas nama agama dari pandangan agama Islam maupun Kristen. Serta peristiwa apa saja yang termasuk dalam kekerasan atas nama agama menurut agama Islam dan Kristen. Berdasarkan pokok pemikiran diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arti kekerasan atas nama agama menurut agama Islam dan Kristen serta apa saja faktor-faktor penyebab timbulnya peristiwa kekerasan atas nama agama menurut agama Islam dan Kristen. Adapun jenis dari penelitian ini adalah Library Research, karena peneliti mendapatkan data- data yang ada dari buku–buku pembahasan kekerasan dari agama Islam dan Kristen khususnya secara primer dan karya-karya lain dari berbagai bentuk yang ditulis oleh beberapa penulis secara sekunder. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam pembahasan ini adalah pendekatan sosiologi, yaitu penulis menjadikan berbagai peristiwa kekerasan yang muncul di lingkungan masyarakat sebagai pembahasan dan landasan teori. Serta metode dalam pembahasan ini adalah metode deskriptif untuk menjelaskan pemahaman arti dari kekerasasn atas nama agama dalam agama Islam dan Kristen, kemudian untuk mengambil kesimpulan peneliti menggunakan metode deskriptif-analisis. Setelah masuk dalam pembahasan yang panjang, peneliti mendapatkan kesimpulan bahwa kekerasan merupakan perilaku yang bertentangan dengan kelembutan dan sesuatu yang natural. Banyak tokoh-tokoh dari agama Islam maupun Kristen dari zaman dahulu hingga sekarang menjelaskan pengertian tentang kekerasan. Semua tokoh menjelaskan bahwa adanya hal yang mendasari terwujudnya kekerasan. Banyak faktor-faktor yang melatarbelakangi peristiwa kekerasan. Seperti aqidah, ketidakadilan, kesenjangan sosial dan ekonomi. Sebab-sebab inilah muncul macam- macam bentuk kekerasan. Maka, terjadilah terrorisme, peperangan, kekerasan rumah tangga dan perempuan, dan kekerasan politik. Tujuan dari kekerasan atas nama agama ini adalah adanya keinginan untuk mendapatkan rasa nyaman maupun perdamaian tetapi dengan cara yang tidak dipahaminya sehingga menimbulkan kekerasan atas nama agama. Pada pembahasan ini, peneliti masih banyak sekali kekurangan dan sangat jauh sekali dari kata sempurna, dimana penulis belum membahas semua hal dalam kekerasan atas nama agama, dikarenakan kurangnya waktu Seperti, dampak kekerasan dan lainnya, sebab itu peneliti berharap agar ada peneliti berikut yang melakukannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Studi Agama Agama
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 07 Nov 2020 16:51
Last Modified: 07 Nov 2020 16:51
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/848

Actions (login required)

View Item View Item