PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN PASAL 340 KUHP DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK MENURUT FIQIH JINAYAT (STUDI PUTUSAN NO: 16/PID.SUS-ANAK/PN.CBN)

Ainurridho, Iqbal (2019) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN PASAL 340 KUHP DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK MENURUT FIQIH JINAYAT (STUDI PUTUSAN NO: 16/PID.SUS-ANAK/PN.CBN). Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
iqbal fix.pdf

Download (1MB)

Abstract

Anak merupakan karunia yang diberikan Allah yang memiliki harkat dan martabat dan sebagai generasi penerus bangsa, maka sudah selayaknya bagi mereka mendapatkan perlindungan khusus dari pemerintah. Seiring berjalannya waktu tindak pidana telah berkembang dengan pelaku yang tidak hanya dari orang dewasa saja, melainkan anak-anak. Dalam pengaturan tindak pidana anak telah diatur dalam KUHP dalam alasan pemaaf pada pasal 45, 46, 47. Namun dengan berkembangnya zaman, seorang anak dianggap perlu untuk menjalani hukuman atas kesalahan yang diperbuatnya, sehingga dibentuklah suatu aturan khusus yang mengatur tentang tindak pidana yang dilakukan anak dalam UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Seperti halnya kasus pembunuhan yang dilakukan anak di daerah Cirebon pada putusan No: 16/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Cbn. Dalam Sudut Pandang hukum Islam yaitu fiqih jinayat juga telah diatur pertanggungjawaban dalam tindak pidana anak, akan tetapi dalam Islam menurut madzhab Syafi’i tidak dijatuhi hukuman pidana, melainkan di kembalikan kepada orang tua, karena menurut fiqih jinayat seoarang anak tidak dapat dibebani hukuman pidana karena ghairu mukallaf atau belum baligh sehingga belum bisa bertanggungjawab. Atas dasar itu, penulis penulis tertarik untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam tentang tindak pidana pembunuhan berencana dalam putusan No. 16/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Cbn. menurut pandangan fiqih jinayat, serta bagaimana pertanggungjawabannya pada kasus anak dalam putusan tersebut terkait hal pembunuhan berencana dari sudut pandang fiqih jinayat. Dalam penelitin ini penulis menggunakan Metode Descriptive Kualitatif. Dengan jenis penelitian Pustaka atau Library research. Dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode Documentary. Dari penelitian ini, bisa disimpulkan: 1). Bahwa ketentuan tentang tindak pidana dalam putusan No. 16/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Cbn menurut fiqih jinayat adalah Pembunuhan bersama atau pembunuhan bersama secara langsung, dan tindak pidana ini di lakukan dengan kesepakatan dan terencana terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya, dan perbuatan itu sudah termasuk dalam pembunuhan sengaja. Dan hukuman dalam pembunuhan bersama secara langsung menurut para imam madzhab adalah dengan hukuman pembunuhan sengaja. 2). Pada putusan No:16/Pid.Sus-Anak/2016/ PN.Cbn Dalam fiqih jinayat, dalam hal pelaku tindak pidana pembunuhan dengan sengaja adalah anak berumur 16 tahun, dan sudah memenuhi asas-asas pertanggungjawaban dalam Islam, maka ia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan di hukum qishash, karena batas baligh anak menurut imam syafi’i adalah 15 tahun bagi yang sudah junubatau belum Junub, maka bagi yang sudah berusia di atas 15 tahun, maka dia sudah bisa di anggap baligh, dan mampu bertanggungjawab atas perbuatannya. Berdasarkan pada penelitian tersebut, peneliti berharap agar fiqih jinayat disertakan sebegai asas pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana, supaya mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Dalam hal lain, peneliti berharap kajian ini dapat menambah wawasan tentang pertanggungjawaban pidana anak menurut fiqih jinayat bagi para pembaca baru, khususnya mahasiswa fakultas syari’ah program studi perbandingan madzhab. Kemudian, peneliti berharap kajian ini bermanfaat terhadap penelitian yang akan datang sehingga dapat dilanjutkan oleh peneliti berikutnya untuk meneliti lebih dalam dan lebih sempurna. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pembunuhan Berencana, Peradilan Anak, Fiqih jinayat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Syariah UNIDA Gontor > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 07 Nov 2020 17:04
Last Modified: 07 Nov 2020 17:04
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/851

Actions (login required)

View Item View Item