PENANGANAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA BANK BNI SYARIAH CABANG SOLO MENURUT FATWA DSN-MUI NO. 47/ DSN- MUI/ 2005

Ainun Jannati, Husna (2019) PENANGANAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA BANK BNI SYARIAH CABANG SOLO MENURUT FATWA DSN-MUI NO. 47/ DSN- MUI/ 2005. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
husna fix fix.pdf

Download (9MB)

Abstract

Perkembangan ekonomi islam ditandai akan banyaknya lembaga-lembaga keuangan syariah yang tersebar di Indonesia. Lembaga keuangan syariah juga menawarkan beberapa produk kepada para nasabah, diantaranya murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, istishna’, salam dan lain sebagainya. Dalam prakteknya, produk murabahah sangat diminati oleh para nasabah. Namun dalam prakteknya, institusi tersebut tidak lepas dari adanya risiko, sebagai konsekuensi dari proses bisnis yang dilakukan. Dalam laporan Otoritas Jasa Keuangan telah dijelaskan bahwasanya kolektabilitas pembiayaan dalam perbankan syariah dibedakan menjadi 5 diantaranya, pembiayaan lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, diragukan serta pembiayaan macet. Besarnya jumlah pembiayaan murabahah, maka besar pula jumah pembiayaan bermasalah yang akan ditimbulkannya. Dengan adanya risiko terhadap pembiayaan tersebut maka pihak perbankan syariah mengatasi penyelesaian pembiayaan bermasalah sesuai dengan prosedur serta ketentuan intern perbankan syariah. Salah satu perbankan syariah yang menjadi tujuan masyarakat saat ini ialah Bank BNI Syariah. Dari pernyataan diatas, penulis ingin mengungkapkan akan penanganan pembiayaan murabahah bermasalah pada Bank BNI Syariah Cabang Solo Menurut Fatwa DSN-MUI No 47/ DSN-MUI/ II/ 2005. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengkaji akan tekhnik penanganan pembiayaan murabahah bermasalah yang terjadi menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis penyelesaian murabahah bermasalah menggunakan fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 47/DSN-MUI/II/2005. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanganan pembiayaan murabahah bermasalah di Bank BNI Syariah Kantor Cabang Solo dilakukan dengan cara penagihan piutang murabahah, pemberian penangguhan waktu, pembebasan margin, penambahan jangka waktu untuk pembayaran harga pokok, penjualan objek transaksi murabahah, penghapusan buku ataupun melalui pengadilan agama. Cara penyelesaian piutang murabahah bagi nasabah yang tidak mampu membayar menggunakan sistem kekeluargaan yakni dengan cara musyawarah dan mengambil solusi yang terbaik diantara kedua belah pihak. Pihak perbankan dapat menetapkan write off atau hapus buku bagi nasabah yang telah teridentifikasi tidak dapat membayar sisa hutang tersebut. Mengenai tahapan penanganan pembiayaan murabahah bermasalah di Bank BNI Syariah Kantor Cabang Solo telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No 47/ DSN-MUI/ II/ 2005, karena telah signifikan dengan fatwa yang telah di tetapkan, yakni dengan penjualan jaminan, pengembalian sisa penjualan jika terhadap hak nasabah, ataupun tetap menjadi tanggungan nasabah apabila belum mencukupi dari penjualan jaminan tersebut, dan menetapkan write off bagi nasabah yang tidak mampu membayar. BNI Syariah Cabang Solo diharapkan mampu menjaga kualitas pembiayaan yang disalurkan dengan melakukan analisis secara baik dan tepat sehingga mampu menghindari terjadinya risiko pembiayaan yang mengakibatkan Non Performing Finance, dan menjaga kualitas penanganan agar bisa lebih sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Keyword: Manajemen Risiko, Murabahah Bermasalah, Fatwa DSN-MUI, BNI Syariah Cabang Solo, Nasabah yang Tidak Mampu Membayar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah UNIDA Gontor > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 08 Nov 2020 01:34
Last Modified: 08 Nov 2020 01:34
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/867

Actions (login required)

View Item View Item