ANALISA KEPUTUSAN HAKIM TENTANG SUAMI MAFQUD DALAM PERKARA CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA PONOROGO DAN DAMPAK SUAMI MAFQUD TERHADAP ISTRI (Studi Kasus Terhadap Putusan No. 959/Pdt. G/2018/PA. PO)

Nur Hakim, Ihsan (2019) ANALISA KEPUTUSAN HAKIM TENTANG SUAMI MAFQUD DALAM PERKARA CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA PONOROGO DAN DAMPAK SUAMI MAFQUD TERHADAP ISTRI (Studi Kasus Terhadap Putusan No. 959/Pdt. G/2018/PA. PO). Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
Ihsan Fix.pdf

Download (955kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu studi tentang gugatan cerai di Pengadilan Agama Ponorogo dengan nomor perkara 959/Pdt. G/2018/PA. PO yang melibatkan salah satu dari pihak ada yang tidak diketahui keberadaannya (Suami/Tergugat Ghoib). Pada amar putusannya, Majelis Hakim mengabulkan gugatan penggugat dan menjatuhkan talak ba’in shugra. Tergugat terhadap penggugat dengan alasan yang diambil Majelis Hakim antara penggugat (istri) dan pergugat (suami) telah lama tidak tinggal bersama selama 7 tahun, karena suami menghilang dan tidak diketahui keberadaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa keputusan Majelis Hakim Pengadilan Agama Ponorogo mengenai perkara cerai gugat Nomor 959/Pdt. G/2018/PA. PO mengenai suami mafqud (ghoib) dalam perkara cerai gugat, kemudian mengetahui dampak yang terjadi terhadab penggugat (istri) akibat suami mafqud. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode literatur dengan menggunakan pendekatan normatif yang bersifat dokumenter, yang dianalisis secara perspektif dengan menggunakan metode deduktif. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer dan skunder. Bahan hukum primer yakni dengan mengkaji putusan Pengadilan Agama Ponorogo dengan nomor perkara 959/Pdt. G/2018/PA. PO. Sedangkan bahan hukum skunder dengan mengkaji berbagai buku-buku Fiqih Al-Islamiah dan beberapa buku ilmiah yang terkait perkara Ghoib. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa putusan Majelis Hakim Pengadilan Agama Ponorogo dalam kasus perceraian Nomor 959 / Pdt. G / 2018 / PA. PO yang menjatuhkan talak satu ba’in shugra melalui verstek, dengan alasan kehilangan seorang suami selama lebih dari 7 tahun serta keberadaannya tidak diketahui sampai sekarang. Kemudian mencari tahu beberapa analisisa yang diperoleh dari kasus perkara nomor 959 / Pdt. G / 2018 / PA. PO. Serta mengetahui dampak yang terjadi pada istri dari hukum suami Mafqud (ghoib). Sehingga hakim dapat menentukan alasan perceraian yang tertera dalam Pasal 19 huruf “b” Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975. Pasal 116 huruf “b “Kompilasi Hukum Islam yaitu” salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa izin dari pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau hal-hal lain di luar kemampuannya “. Sehingga keputusan yang dikeluarkan nanti tidak terjadi di masa depan jika ada pihak yang merasa dirugikan dan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Kata Kunci: Putusan, Perceraian, Mafqud (Ghoib)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah UNIDA Gontor > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 08 Nov 2020 01:57
Last Modified: 08 Nov 2020 01:57
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/869

Actions (login required)

View Item View Item