Analisis Fiqh Muammalat Pada Akad Dana Setoran Awal Haji di Bank BNI Syariah Sragen Tahun 2018

Qonitati Hanani, Ghana (2019) Analisis Fiqh Muammalat Pada Akad Dana Setoran Awal Haji di Bank BNI Syariah Sragen Tahun 2018. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
GANA QONITA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Indonesia dengan mayoritas penduduk beragama Islam berpengaruh ke berbagai aspek kehidupan. Haji adalah salah satu rukun Islam yang dikerjakan oleh kaum muslimin apabila telah mencapai syarat wajibnya, yakni mampu. Jumlah daftar tunggu nasabah haji kian tahun kian meningkat dengan kuota yang terbatas dan minat umat islam yang terus bertambah. Bank BNI Syariah ditunjuk langsung oleh BPKH sebagai Bank Penerima Dana Setoran Awal Haji. Dalam kegiatannya Bank BNI syariah mempunyai produk Tabungan Haji. Tabungan yang sesuai dengan fiqh muammalat adalah tabungan berakad mudharabah dan wadi’ah. Setiap calon jamaah haji diharuskan melunasi setoran awal haji senilai Rp. 25.000.000, dengan kemudian dapat terdaftar pada SISKOHAT. Dana haji yang diterima Bank BNI Syariah senilai 8 Triliun rupiah, 8% diantaranya di terima Bank BNI Syariah Sragen selama tahun 2018. Setelah dana setoran awal haji terlunasi oleh nasabah, kemudian Bank BNI Syariah memusatkan dana tersebut ke BPKH untuk kemudian dikelola dengan melengkapi kebutuhan persiapan pemberangkatan. Setelah datang panggilan kepastian pemberangkatan haji, calon jamaah haji berkewajiban untuk melunasi kekurangan pembayaran ke bank kemudian dapat berangkat ibadah haji pada tanggal tersebut. Tujuan Penulisan ini adalah untuk mengetahui akad yang diterapkan pada dana setoran awal haji pada produk Tabungan Haji di BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Sragen dan analisis fiqh muamalat terhadap akad yang diterapkan di BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, yang bersifat kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis fiqh muamalat yang di lakukan dengan mengambil pemikiran dan pendapat ulama islam pada permasalahan fiqh muamalat. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa akad yang diterapkan Bank BNI Syariah Sragen ialah akad mudharabah muthlaqah dan akad wadi’ah. Kedua akad tersebut telah sesuai dengan fiqh muammalat. Pada akad wadi’ah, nasabah dapat memulai transaksi penabungan dengan nominal Rp 100.000 dan untuk mendaftar haji dengan saldo Rp. 25.100.000. Pada transaksi tabungan haji berakad Mudharabah Muthlaqah dapat dimulai dengan nominal Rp. 500.000, kemudian untuk dapat mendaftar haji dengan saldo Rp. 25.500.000. Dalam bentuk akad ijab dan qobul yang diterapkan pada produk tabungan haji telah sesuai baik berupa lisan atau tulisan, bentuk transaksinya langsung tanpa perantara dilaksanakan di kantor Bank BNI Syariah Sragen, atau di stand Bank BNI Syariah di Kementrian Agama Sragen. Tidak ada biaya operasional yang diminta Bank BNI Syariah sragen, melainkan hanya biaya pembuatan tabungan baru di awal transaksi. Dana yang diterima dengan akad wadi’ah akan disimpan, sedang dengan akad mudharabah muthlaqah di kelola oleh mitra usaha syariah. Untuk nisbah bagi hasil tidak pernah di tentukan di awal, melainkan tergantung keuntungan Bank pada bulan tersebut. Bank BNI Syariah Sragen diharapkan meningkatkan transparansi dengan tujuan menunjukan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bank-bank konvensional. Untuk mempertahankan pelaksanaan operasional dan produk yang sesuai dengan prinsip syariah agar tetap berorientasi pada keuntungan serta mencapai kebahagiaan dunia akhirat yang sesuai dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Dana Setoran Awal Haji, Mudharabah Muthlaqah, Wadi’ah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Syariah UNIDA Gontor > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 08 Nov 2020 04:57
Last Modified: 08 Nov 2020 04:57
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/888

Actions (login required)

View Item View Item