THE CONCEPT OF HAPPINESS ACCORDING TO HAMKA AND ITS RELEVANCE TO THE MODERN LIFE

Dewi Arqomi Puspita, Erva (2020) THE CONCEPT OF HAPPINESS ACCORDING TO HAMKA AND ITS RELEVANCE TO THE MODERN LIFE. Diploma thesis, Universitas Darussalam Gontor.

[img] Text
Erva Dewi Arqomi Puspita FIX.pdf

Download (929kB)

Abstract

Kebahagiaan merupakan pembahasan umum yang tidak selesai untuk dikaji pada setiap zaman. Seiring berkembangnya zaman modern, kebahagiaan tetap menjadi tujuan hidup manusia. Namun, dengan kemajuan teknologi serta pencapaian era modern nyatanya tidak seluruhnya membawa manusia pada kebahagiaan. Hal ini disebabkan karena pengaruh unsur-unsur fundamental yang melandasi dan mengusung konsep modern itu sendiri. Beberapa konsep kebahagiaan yang diusung Barat dalam dunia modern telah menyimpang dari nilai moral yang ada seperti kebahagiaan yang dilandasi unsur matrealisme, hedonistme, dan pragmatisme dan lain sebagainya. Serta beberapa tokoh Barat yang memiliki konsep kebahagiaan yang tidak sesuai dengan pandangan hidup manusia dengan menghilangkan agama dari kehidupan. Sehingga dalam kehidupan modern, banyak manusia dihinggapi kecemasan, kekhawatiran serta mengalami kemerosotan moral. Skripsi ini bertujuan untuk meneliti pemikiran Haji Abdul Malik Karim Amrullah, seorang ulama multitalenta Indonesia. Banyak pemikirannya yang berpengaruh baik dalam politik, sastra, budaya sejarah serta ajaran pembaharuan Neo-Sufisme. Sehingga penulis bertujuan untuk meneliti bagaimana konsep kebahagiaan menurut Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Dengan memaparkan, menjelaskan serta menemukan relevansi konsep tersebut terhadap kehidupan di era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Metode ini dilakukan dengan menguraikan konsep kebahagiaan menurut Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan membandingkannya dengan pemikir lain baik dari Barat maupun Islam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan tasawuf untuk menyelesaikan permasalahan spiritualitas terkait kebahagiaan dan pencapaiannya dalam dunia modern. Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa dengan segala problem di zaman modern ini Hamka menyerukan manusia modern untuk kembali pada Agama. Karena sesuai konsepnya, Agama adalah jalan utama untuk mencapai kebahagiaan. Dengan agama lah manusia dapat mengendalikan akal serta budinya, sehingga akal lebih mudah menerima datangnya pengetahuan. Sehingga bertambah pula kebahagiaan manusia, karena dengan akal dalam naungan agama itulah manusia dapat mencapai kebahagiaan dalam keadaan apapun.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 08 Nov 2020 06:26
Last Modified: 08 Nov 2020 06:26
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/894

Actions (login required)

View Item View Item