IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI KETELADAN PENGURUS RAYON KELAS SATU DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI KAMPUS 3 KARANGBANYU WIDODAREN NGAWI JAWA TIMUR TAHUN AJARAN 2017/2018

Zumairoh, Siti (2018) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI KETELADAN PENGURUS RAYON KELAS SATU DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI KAMPUS 3 KARANGBANYU WIDODAREN NGAWI JAWA TIMUR TAHUN AJARAN 2017/2018. Diploma thesis, UNIDA.

[img] Text
Siti Fix.pdf

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI KETELADAN PENGURUS RAYON KELAS SATU DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI KAMPUS 3 KARANGBANYU WIDODAREN NGAWI JAWA TIMUR TAHUN AJARAN 2017/2018 Siti Zumaroh 35.2014.11.0071 Pendidikan merupakan landasan yang kuat untuk menjalin hubungan yang baik antara seorang hamba dan tuhannya, dan antara manusia itu sendiri. Akhlak yang baik yang dimiliki seseorang tidak lahir dengan sendirinya, tetapi membutuhkan proses yang panjang yaitu dengan pendidikan akhlak, salah satu nya yaitu dengan keteladan. Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 merupakan pondok pesantren yang selalu mengedepankan pendidikan akhlak dari pada pengajaran. Maka dari itu pondok mendidik santriwatinya dengan totalitas kehidupan selama 24 jam, dalam kehidupan sehari-hari santriwati didik di asrama bersama pengurus rayon dengan berbagai kegiatan yang telah ditentukan. Santriwati kelas satu didik oleh pengurus rayon di satu gedung atau rayon dengan penuh pengarahan, pengawalan, pengontrolan yang intensif. Tetapi beberapa dari pengurus rayon banyak yang belum memberikan teladan yang baik di rayon, yaitu dengan adanya peraturan disiplin yang dilanggar oleh pengurus rayon tersebut. Sehingga banyak dari kelas satu yang memiliki akhlak kurang baik dikarenakan pengurus rayon yang belum memberikan teladan yang baik disetiap kegiatan dan peraturan yang ada di pondok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana implementasi pelakasanan pendidikan akhlak melalui keteladanan dari pengurus rayon kelas satu di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pendidikan akhlak melalui keteladanan pengurus rayon kelas satu di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat Deskriptif Kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) Wawancara, 2) Obsevasi, 3) Dokumentasi. Dan untuk menganalisis data, peneliti menggunakan cara Miles dan Hubarman, yaitu: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi Data. Dari analisis yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa: 1. Implementasi pendidikan akhlak melalui keteladanan pengurus rayon kelas satu diantaranya yaitu dengan : a. Merekayasa lingkungan yang baik, yang mana keteladanan dari perekayasaan lingkungan yang baik terdapat dari, 1) Pembimbing rayon dan kamar, 2) Ketua Rayon, 3) Pengurus rayon kelas lima (bagian keamanan dan bagian bahasa), b. Beberapa kegiatan-kegiatan yang ada di rayon sebagai rutinitas diantaranya yaitu: 1) Membaca Al-qur’an al-qur’an setiap setelah subuh, setelah ashar, sebelum maghrib dan setelah sholat maghrib, 2) Olahraga setiap hari selasa dan jum’at, 3) Pengarahan yang di berikan oleh ketua rayon, bagian keamanan dan bagian bahasa rayon, 4) Sholat dhuhur dan hajat berjamaah. c. Memberikan keteladanan yang baik bagi kelas satu di kesehariannya, antara lain: 1) bagun tidur tepat waktu, 2) mandi sebelum subuh, 3) pergi ke masjid tepat waktu, 4) belajar pagi, 5) sarapan tepat waktu,,dll. 2. Beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan akhlak melalui keteladanan pengurus rayon kelas 1, a. Faktor-faktor pendukungnya diantaranya: 1) beberapa pembimbing rayon selalu memberikan pengarahan dan teladan yang baik dalam berbagai keseharian seperti adab berbicara, bergaul dengan kakak kelas dan adik kelas,dll 2) adanya kegiatan-kegiatan yang mendukung dalam proses pendidikan akhlak dengan keteladan, seperti membaca al-qur’an, olahraga, sholat dhuhur dan hajat berjama’ah, 3) adanya keikutsertaan pengurus rayon dalam berbagai kegiatan-kegiatan yang ada di pondok. 4) adanya pengarahan dan evaluasi dari kelas lima pada waktu tertentu setiap harinya. b. Faktor-faktor penghambatnya antara lain: 1) adanya beberapa pengurus rayon yang pandai dalam membimbing anggota dan ada juga yang kurang pandai, sehingga menghambat pendidikan akhlak kelas 1, 2) beberapa pengurus rayon menegakkan peraturan yang telah ditentukan dan sebagian ada yang melanggar peraturan tersebut, dengan ini membuat anggota kelas 1 melihat hal yang tidak baik dari pengurus rayon, 3) Terkadang ketua rayon sudah semangat dalam memobilisasi anggota dalam suatu kegiatan, tetapi pengurus rayon lainnya masih bermalas-malasan, 4) Kelas 1 di pondok moderen Darussalam Gontor Putri Kampus 3 berasal dari berbagai daerah, sehingga mereka mempunyai latar belakang sifat dan perilaku yang berbeda-beda, dengan ini menghambat proses pendidikan akhlak kelas satu. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan kepada: 1) Staf pengasuhan, pembimbing rayon dan kamar kelas 1 secara umum, terlebih khususnya pada pembimbing kamar kelas 1 agar lebih memperhatikan pengurus rayon dalam mendidik kelas 1 terutama tentang akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari, 2) pengurus rayon kelas lima, agar lebih memperhatikan akhlak kelas satu, dan selalu menjadi teladan yang baik bagi siswi kelas 1 di dalam kehidupan sehari-hari. 3) peneliti selanjutnya agar bisa mengukur pengaruh keteladanan pengurus rayon dalam mendidik santriwati kelas satu di rayon.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr Muhammad Taufiq Riza
Date Deposited: 02 Nov 2020 22:45
Last Modified: 02 Nov 2020 22:45
URI: http://repo.unida.gontor.ac.id/id/eprint/400

Actions (login required)

View Item View Item